Wednesday, August 16, 2017

Trip Menghayati Lelah di Belitung : 09 | Muzium Kata & SD Laskar Pelangi

Tak jauh dari Kg Ahok tu, kami ke lokasi seterusnya yang turut menjadi highlight kalau datang ke Pulau Belitung ni iaitu Muzium Kata.

Muzium Kata

Museum Kata Andrea Hirata terletak di Jalan Raya Laskar Pelangi No.7, Gantong, Belitung Timur. 

Suasana yang disajikan novel Laskar Pelangi langsung terasa ketika menginjakkan kaki di halaman depan museum. 

Muzium yang terletak di tepi jalan

Memula aku tak de plan nak masuk sebab nampak macam tak menarik. Aku pegi surau kat depan tu dan solat dulu sebelum datang balik dan tengok dia orang semua dah masuk ke dalam muzium. Nak masuk ke muzium ni kena bayar IDR200K seorang.

Belah luar di pagari dengan dinding berwarna warni

Ada surau di hadapan muzium

Singgah solat

Kawasan Muzium Kata

Mula mula memang rasa tak nak masuk, tapi kakak jaga tiket tu macam promo beriya riy, sudahnya aku masuk je lah jugak ke dalam.

Foto-foto yang dipasang di halaman museum seperti bercerita mengenai perjalanan karya sastra yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Belitung ini.



Datang ke museum ini, pengunjung akan diajak menapaktilasi perjalanan novel Laskar Pelangi. 

Mulai dari cuplikan halaman per halaman novel laris tersebut hingga diangkat menjadi sebuah film yang sangat laris di Indonesia.



Masuk ke dalam museum dan suasana itu semakin terasa. Di ruang ini, dapat dilihat foto-foto sang penulis dengan kalimat-kalimat inspiratif. 

Salah satunya adalah yang bertuliskan “Bermimpilah karena Tuhan anak memeluk mimpi-mimpimu”. Selain itu, juga terdapat cuplikan dari novel yang telah diterbitkan dalam berbagai bahasa ini.



Masuk lebih ke dalam, pengunjung akan disambut dengan sebuah ruang yang sangat nyaman, lengkap dengan meja beserta buku-buku yang dibiarkan berserakan di atas meja. Di ruangan ini, juga dipajang foto-foto adegan film Laskar Pelangi. Cover-cover Laskar Pelangi yang diterbitkan di berbagai negara juga menghiasi dinding ruang ini.

Ruang utama ini menjadi penghubung ke ruang-ruang yang diberi nama berdasar nama-nama tokoh dalam Laskar Pelangi. Ruang pertama adalah Ruang Ikal. Di ruang ini, pengunjung dapat melihat cuplikan novel yang menggambarkan sosok Ikal. Foto adegan ketika Ikal berpisah dengan Lintang pun menjadi pemandangan yang menarik di ruang ini. Foto ini diambil dari film yang disutradarai Riri Reza.







Di sebelah Ruang Ikal, terdapat Ruang Lintang. Lintang merupakan sosok cerdas yang dibanggakan teman-temannya. Di ruang ini, pengunjung dapat melihat foto-foto tokoh Lintang yang diambil dari film Laskar Pelangi. Di antaranya adalah foto Lintang dengan sepeda kesayangannya dan foto Lintang saat berboncengan dengan Ikal.

Selain itu, terdapat satu ruang lain yang letaknya agak terpisah dengan Ruang Lintas dan Ruang Ikal. Ruang tersebut adalah Ruang Mahar. Mahar dikenal sebagai sosok nyentrik yang menyukai berbagai bentuk kesenian. Di ruang ini, pengunjung dapat melihat foto-foto seniman yang menjadi inspirasi Mahar, salah satunya adalah Rhoma Irama.

Setelah melewati ruang Mahar, pengunjung akan sampai ke Ruang Dapur. Di ruang ini, pengunjung akan melihat sebuah dapur yang diubah menjadi warung kopi. Warkop Kopi Kuli, begitulah papan yang ditempel pada dinding di ruang ini. Di sini, pengunjung dapat memesan kopi sebagai teman bersantai atau berbincang-bincang menikmati suasana museum.






Di bahagian halaman belakang muzium ini didirikan sebuah sekolah mirip Sekolah Laskar Pelangi yang turut memberi pelajar pengalaman sebenar belajar di sekolah serupa ini. 




Dikhabarkan ada kelas dijadualkan di sekolah ini dan guru guru di datangkan khas untuk mengajar pelajar pelajar di sini.

Lihat lagi gambar gambar di halaman dan kawasan Muzium Kata ini.






Museum Kata Andrea Hirata menjadi museum sastra pertama dan satu-satunya di Indonesia. Berkunjung ke museum ini bisa membuat pengunjung mengenal bagaimana karya sastra menjadi bagian penting bagi kehidupan. 

Dari museum ini, pengunjung bisa mendapatkan inspirasi untuk lebih mencintai karya sastra, baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri. sumber

Bagi aku bagus jugak la muzium ni, selain daripada menjadi tarikan tambahan di sini, muzium ini juga memberi gambaran dan berkongsi sebuah perjalanan hidup seorang manusia yang telah berjaya mengangkat Pulau Belitung di kedudukan yang tersendiri di seluruh mata mata rakyat Indoneisa dan dunia.



Kau yang sangat kusayang
Karena kau gadis pendiam
Anggun pribadimu
Tenang di wajahmu
Hati ini mengagumimu

Kau yang sangat kusayang
Karena kau tak pernah manja
Wajah keibuan
Tersungging senyuman
Tiada yang menandingimu

Ku mengkhayal
Bila saat nanti hidup bersamamu
Hanya engkau teman dalam duka
Penghibur derita
Kepadamu akulah yang manja
Dengarkanlah, sayang..
Kupandang potretmu di dalam kamar
Tersenyum padaku..

Lokasi seterusnya adalah melawat SD Laskar Pelangi yang terletak tidak jauh dari Muzium Kata.

SD Laskar Pelangi

Sekolah ini bukanlah lokasi asal shooting dalam filem Laskar Pelangi tersebut tetapi adalah replika yang di bangunkan untuk mengenang sekolah tersebut. Sekolah asal telah dirobohkan dan menjadi tapak sekolah yang baru.



Replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi Belitung Timur adalah salah satu objek wisata belitung yang berada di Kecamatan gantung/gantong ,Kabupaten Belitung Timur yang hanya beberapa kilometer saja dari Bendungan Pice.

Kondisinya pun dah tak berapa kukuh dan banyak kerosakan di bangunan utamanya.





Replika SD Muhammadiyah atau yang sering di sebut SD Laskar Pelangi ini di bangun untuk keperluan Film Laskar Pelangi yang di anggkat dari salah satu novel karangan Andrea Hirata. Terletak di atas bukit pasir dan berdekatan dengan sebuah danau yang mempunyai dermaga,terlihat kayunya sudah lapuk,membuat tempat ini begitu eksotis.Di tambah lagi kondisi pada bangunan yang memiliki banyak lubang pada dinding,atap yang bocor sana sini dan terdapat kayu penyangga,sebagai penahan dinding yang hampir roboh sehingga membuat bangunan Replika SD Muhammadiyah terkesan kuno.

Akibat Film Laskar Pelangi,Pulau Belitung Menjadi terkenal dan banyak sekali wisatawan yang berwisata untuk mengunjungi beberapa lokasi film laskar pelangi seperti Pantai Tanjung Tinggi, Pulau Batu Belayar dan termasuklah Replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi Belitung Timur ini.

Hampir setiap hari SD Laskar Pelangi ini selalu mendapatkan kunjungan oleh wisatawan biasanya mereka hanya sekedar melihat-lihat bangunan serta sibuk untuk berphoto-photo.






Gambaran asal

Sekolah ini menjadi museum pendidikan yang mengingatkan orang pada perjuangan guru-guru dan anak-anak yang belajar di tengah kondisi memprihatinkan guna meraih mimpi-mimpi mereka di masa depan.

Layan sikit kawasan sekitar sekolah.






Sebelum menamatkan lawatan di SD Laskar Pelangi dan pulang ke Tanjung Pandan, kami sempat singgah di kawasan rehat berdekatan dan lepak lepak kejap di sini.

Macam tarikan baru

Kawasan rehat santai

Boleh berperahu

Dan menikmati suasana tenang




Masa untuk pulang ke Tanjung Pandan dan merangka untuk menikmati senja di Tanjung Pendam. Harap harap hari ni matahari menyebelahi !

bersambung.....................

10 comments :

  1. Xnah tgk filemnya, so xbrp phm...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hoh ! rugi lah.. wajib tonton tu. pegi usha kat youtube ada rasanya

      Delete
  2. mahalnya nak masuk museum...IDR200k?

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu la.. aku pun fikir macam mahal.. tapi sebab dah sampai... redha je lah

      Delete
  3. kalau sy mmg nak visit museum ni lah..best novel2 andra hirata!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau peminat dia mungkin wajib masuk.. mcm aku tak tau sangat so main masuk pastu tak berapa nak feel mana

      Delete
  4. aku suka baca quote2 motivasi sebab mcm menaikkan semangat.
    tapi aku tak boleh tengok cerita2 mcm laskar pelangi ni. sedih :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ala... sekali tengok sedih la. tengok dua tiga kali dah tak sedih...

      sebelum pegi belitung usha dulu cerita tu.. senang ambik feel kat sana

      Delete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...